Profil Hendrasmo, Dirut RRI yang Baru Ditunjuk untuk Masa Jabatan 2021-2026

Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (Dewas LPP RRI) resmi memutuskan Hendrasmo menjadi Direktur Utama RRI.

Ketua Dewas LPP RRI Anwar Mujahid, mengatakan, saat ini RRI dihadapkan dengan tantangan disrupsi dan terus turunnya jumlah pendengar radio. Oleh sebab itu, tim direksi diharapkan bisa membawa RRI melewatinya dan membawa marwah Tri Prasetya.

“Serta mampu berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus menghibur publik dengan beragam program yang disesuaikan dengan perkembangan zaman,” kata Anwar dalam keterangan pers, Sabtu, 11 Desember 2021.

Lalu, bagaimana rekam jejak Hendrasmo selama ini?

Hendrasmo menamatkan gelar sarjana dari Fisipol Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dan mendapatkan beasiswa British Chevening Award untuk belajar Komunikasi Politik di Universitas Sheffield Inggris. Ia lalu menamatkan studi doktoralnya dalam ilmu Politik di Universitas Padjajaran Bandung.

Ia bukanlah orang baru di RRI karena sebelumnya pernah menjadi host untuk acara universitaria di RRI saat mahasiswa dan menjadi trainer serta konsultan. Di awal karirnya, Hendrasmo juga pernah menjadi wartawan untuk Internews dan wartawan kontributor untuk Radio BBC Siaran Indonesia.

Tak hanya mengangkat direktur utama, Dewan Pengawas juga menunjuk sejumlah posisi direktur RRI. Mereka adalah Direktur Program dan Produksi Mistam, Direktur Teknologi dan Media Baru Muhamad Sujai, Direktur SDM dan Umum Dedi Suparman, Direktur Keuangan Muhammad Fauzan, serta Direktur Layanan dan Pengembangan Usaha Yonas Markus Tuhuleruw.

Lebih jauh Anwar menjelaskan, berdasarkan aturan RRI adalah lembaga penyiaran publik yang bersifat independen, netral dan tidak komersial. RRI ada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden.

“Dengan komposisi Direksi RRI yang dikomandoi langsung oleh dirut terpilih, Hendrasmo, Dewas menilai inilah pilihan terbaik dari proses seleksi mulai dari seleksi administrasi, psikotes dan terakhir fit and proper test,” ucap Anwar.

Anwar berharap Hendrasmo bersama jajaran dewan direksi nantinya mampu mengambil sejumlah langkah perubahan mendasar agar RRI bisa menjadi media komunikasi publik yang kehadirannya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat luas.

“Harapan berikutnya, direksi bisa sinergis bergandengan tangan bersama Dewas demi kemajuan RRI ke depan. Dan saya optimistis, kita (Dewas dan Direksi) bisa menomorsatukan kepentingan RRI dengan tujuan memberitakan keindonesiaan ke seluruh penjuru dunia,” ucap Anwar.

BISNIS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *