Kulit Berubah setelah Menopause, Simak Cara Merawatnya

Menopause yang biasanya terjadi saat wanita memasuki usia 45 hingga 55 tahun. Kondisi ini terjadi satu tahun setelah menstruasi terakhir.

Dokter spesialis kulit dan kelamin, Dia Febrina mengatakan, menopause dapat membawa beberapa perubahan yang nyata pada kulit dan rambut. Perubahan ini tidak dapat dihindari karena pengaruh hormon, namun ada banyak hal yang dapat dilakukan wanita di rumah untuk mengurangi efek menopause ini.

Berikut beberapa perubahan kulit yang terjadi saat menopause, beserta cara merawatnya.

1. Kulit kering, kendur dan tipis

Saat kadar hormon estrogen menurun selama menopause, kulit bisa menjadi kering, kendur dan tipis. Tipsnya adalah mandi dengan mild cleanser, bukan sabun batangan. Untuk kulit dewasa, sabun bisa membuat kulit kering.

Oleskan pelembab setelah mandi dan sepanjang hari saat kulit terasa kering. Pilih pelembab dengan asam hialuronat atau gliserin, karena bisa sangat membantu.

2. Jerawat

Saat kadar hormon wanita turun sebelum dan selama menopause, Dia mengatakan beberapa wanita dapat mengalami jerawat seperti remaja. Nah, Dia merekomendasikan dua tips yang bisa dilakukan. Pertama, cuci kulit berjerawat dengan pembersih yang mengandung asam salisilat. Ini membantu membuka pori-pori yang tersumbat. Dan kedua, buat janji temu dengan dokter kulit jika jerawat tidak terkendali. Terapi hormonal mungkin diperlukan.

3. Bintik-bintik penuaan

Tidak hanya jerawat, bintik-bintik penuaan dan tanda-tanda lain dari kulit yang rusak mulai muncul akibat sinar matahari. Kanker kulit dan pertumbuhan kulit pra-kanker juga dapat muncul. Karena itu, Dia menyarankan untuk mengoleskan sunscreen setiap hari sebelum pergi ke luar ruangan, untuk memberikan perlindungan yang dibutuhkan kulit.

“Gunakan tabir surya spektrum luas dengan SPF 30 atau lebih tinggi. Oleskan ke semua kulit yang tidak tertutup pakaian,” katanya.

4. Kulit kendur

Saat menopause, kulit cepat kehilangan kolagen. Ketika kolagen berkurang, kulit kehilangan kekencangannya dan mulai melorot. Kerutan yang dulunya hanya muncul dengan senyuman atau cemberut menjadi terlihat. Pori-pori juga terlihat semakin besar. Bila kulit kendur atau keriput mengganggu, Dia menyarankan untuk melindungi kulit dari sinar matahari. ini dapat mengurangi kerutan yang terlihat dan mencegah kerutan baru. Juga, pertimbangkan untuk menggunakan produk perawatan kulit yang mengandung retinol atau peptida. “Bahan-bahan tersebut dapat meningkatkan kolagen pada kulit,” ungkap Dia.

BISNIS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *